Lazada 99

9 Jenis Hama Yang Menyerang Tanaman Jagung

Jagung merupakan salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Selain pemberian nutrisi yang cukup pengendalian hama dan penyakit juga sangat penting yang dilakukan. Tanaman jagung merupakan salah satu jenis tanaman budidaya yang berpotensi diserang oleh berbagai macam hama. Hama tanaman jagung berpotensi menyebabkan kerugian gagal panen dan kematian tanaman.

Hama Tanaman Jagung

Hama Pada Tanaman Jagung

Hama pada tanaman jagung menyerang mulai dari bagian akar, batang, daun, tongkol dan biji hasil panen. Oleh karena itu dalam proses budidaya tanaman jagung sangat perlu untuk mengetahui jenis hama apa yang saja yang berpotensi menyerangnya sehingga bisa mempersiapkan langkah pencegahan dan pengendalian.

Lalat Bibit

Sesuai dengan namanya lalat bibit menyerang kecambah atau tanaman yang baru muncul di atas permukaan tanah. Lalat dewasa sangat aktif terbang untuk mencari kecambah untuk meletakkan telurnya. Selanjutnya telur yang telah menetas menjadi larva akan membuat torowongan pada batang sampai ke dasarnya. Akibat dari serangan hama ini daun tanaman akan berubah warna menjadi kuning dan akhirnya mati.

Uret

Uret merupakan hama yang bersifat polifag dan salah satu tanaman inangnya adalah jagung. Hama ini menyerang bagian akar jagung dan berdampak pada laju pertumbuhannya. Selain itu jika tanaman masih bisa tetap tumbuh akan berpengaruh pada isi atau biji dari jagung yang dihasilkan.

Ulat Tanah

Ulat tanah (agrotis sp) biasa dikenal juga sebagai ulat pemotong. Hama ini menyerang tanaman pada malam hari dengan cara memotong batang tanaman jagung yang masih muda. Pada siang hari ulat ini bersembunyi di dalam tanah. Hama tanaman ini bersifat polifag karena banyak tanaman holtikultura yang menjadi inangnya.

Belalang

Belalang menyerang bagian daun muda pada tanaman jagung. Tanaman jagung yang paling terkena serangan hama ini adalah jagung yang baru tumbuh dengan memakan tunasnya. Ada dua jenis hama belalang yang sering ditemukan pada tanaman jagung yaitu Locusta sp dan Oxya Chinensis.

Kutu Daun

Hama kutu daun (Mysus Persicae) biasanya menyerang tanaman jagung bagian pucuk pada tanaman muda yang masih berusia sekitar 1 bulan. Serangan dilakukan dengan mengisap cairan pada daun muda. Selain menyerang tanaman jagung secara langsung hama ini juga menjadi vektor virus mozaik. Hama ini juga mengeluarkan sekresi yang berasa manis sehingga mengundang banyak semut.

Pembahasan lengkap tentang hama kutu daun silahkan kunjungi: https://info.herbafarmmakassar.com/2021/09/hama-kutu-daun.html

Ulat Grayak

Ulat grayak (Spodoptera Frugiperda) menyerang bagian daun tanaman jagung, batang yang masih muda dan tongkol. Hama ini termasuk hama utama pada tanaman jagung dan menyebabkan kerusakan yang sangat fatal. Larva berpindah tempat melalui bantuan angin. Hama ini biasanya menyerang pada malam hari sementara pada siang hari akan bersembunyi di dalam tanah. Akibat dari serangan hama ini menyebabkan lubang tidak beraturan pada daun, rusak dan terkoyak. Pada serangan parah biasanya hanya menyisakan bagian tulang daun saja.

Pembahasan lengkap tentang hama ulat Grayak Silahkan Kunjungi: https://info.herbafarmmakassar.com/2021/09/ulat-grayak.html

Penggerek Batang Jagung

Hama tanaman jagung berikutnya adalah penggerek batang jagung (Ostrinia Furnacalis). Hama ini pada dasarnya menyerang semua jenis tanaman jagung tetapi jagung manis lebih rentang. Selain menyerang batang hama ini termasuk sangat buas karena semua bagian tanaman bisa menjadi sasarannya. Serangan dimulai pada larva yang baru menetas yang menjadikan ujung bunga jantan sebagai targetnya. Pada instar selanjutnya larva akan menyerang bagian batang atau daun jagung. Akibat dari serangan ini menyebabkan daun memiliki lubang-lubang kecil, lubang gorokan pada batang dan pangkal tongkol sehingga mudah patah.

Penggerek Tongkol Jagung

Penggerek tongkol jagung (Helicoverpa Armigera) mulai menyerang saat tanaman jagung memasuki masa vegetatif. Serangan hama ini dimulai saat imago meletakkan telur pada pada silk jagung. Selanjutnya telur tersebut menetas dan menjadi larva yang kemudian menyerang masuk ke dalam tongkol dan memakan biji jagung yang masih dalam masa perkembangan. Gejala serangan hama ini bisa dilihat pada rambut tongkol jagung yang terpotong, ujung tongkol terdapat bekas gerekan dan terkadang masih ditemukan larva disekitarnya.

Kumbang Bubuk

Kumbang bubuk jagung menyerang jagung hasil panen biji jagung. Hama ini menyerang biji jagung pada saat proses penyimpanan. Akibat dari serangan hama kumbang bubuk membuat biji jagung berlubang, cepat pecah serta hancur menjadi tepung sehingga kualitasnya menjadi menurun.

Demikian pembahasan tentang jenis hama pada tanaman jagung. Semoga informasi ini bermanfaat!

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama