Lazada 99

Cara Menanam Wortel Agar Tumbuh Subur Dan Produksi Maksimal

Wortel merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang banyak dibudidayakan terutama pada dataran tinggi. Tanaman ini disukai petani karena tingkat permintaan yang cukup tinggi dan cenderung stabil. Oleh karena itu budidaya tanaman wortel bisa mendatangkan keuntungan yang besar jika dilakukan dengan cara yang tepat. Adapun cara menanam wortel agar tumbuh subur dan menghasilkan produksi yang maksimal secara kualitas dan kuantitas adalah sebagai berikut.

Cara Menanam Wortel

Jenis Tanaman Wortel

Sebelum lanjut tentang cara budidaya tanaman wortel terlebih dahulu mengenali jenis wortel. Tentunya dengan mengetahui jenis tanaman wortel akan lebih mudah untuk memilih mana yang akan dibudidayakan nantinya.
  • Nantes
  • Chantenay
  • Chantenay Red Cored
  • Royal Chantenay
  • Yates Topweight
  • Yates Manchester Table
  • Redheart
  • Midway
  • Egmont Gold
  • Danvers Half Long
  • Flakkee
  • Burpee's Goldinhart

Syarat Tumbuh Tanaman Wortel

Wortel merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang sangat cocok dibudidayakan pada dataran tinggi. Oleh karena itu untuk membudidayakan wortel di dataran rendah dibutuhkan kerja lebih ekstra dalam menyesuaikan lokasi budidaya akan sesuai dengan syarat tumbuhnya. Adapun syarat tumbuh tanaman wortel adalah sebagai berikut.
  • Jenis Tanah: Untuk budidaya tanaman wortel dibutuhkan tanah jenis Andosol, Alluvial, Regosol dan Latosol.
  • pH Tanah: Tingkat keasaman tanah yang baik untuk menanam wortel antara 5,5 - 6,5.
  • Curah Hujan: Menanam wortel bisa dilakukan pada musim hujan maupun musim kemarau dengan curah hujan berkisar antara 15,4,5 bulan kering dalam 1 tahun.
  • Suhu: Wortel sangat cocok dibudiyakan pada lokasi yang memiliki suhu udara antara 15,6 21,2 derajat celcius.
  • Ketinggian: Woterl merupakan tanaman yang cocok dibudidayakan pada daerah dataran tinggi dengan ketinggian tempat antara 1000-2000 meter di atas permukaan laut.

Cara Menanam Wortel Dari Biji Dan Umbi

Biji Wortel

Cara menanam wortel dari biji sangatlah mudah karena tidak perlu proses penyemaian. Artinya benih yang sudah disiapkan bisa langsung di tanam pada lokasi budidaya. Selain menanam wortel dari biji bisa juga dengan menggunakan umbi. Silahkan simak pembahasannya berikut ini.

Persiapan Bibit

Bibit wortel bisa didapatkan dengan dua cara yaitu dengan membeli pada toko pertanian atau membuatnya sendiri. Jika anda tidak ingin repot atau terbatas waktu bisa langsung membeli bibit wortel varietas unggul dari toko pertanian. Namun jika anda berniat untuk membuatnya sendiri silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.

  1. Pilih umbi wortel dari tanaman yang sudah berumur lebih dari dua bulan, memiliki daya adaptasi yang baik, produksi tinggi, tahan terhadap penyakit, dan mempunyai umbi yang warnanya cerah, lurus, tidak bercabang dan mempunyai ukuran yang besar.
  2. Potong bagian ujung umbi wortel sepanjang 2/3 dari ukuran panjangnya.
  3. Pangkas daun wortel dengan menyisakan sekitar 10 cm di bagian pangkalnya.
  4. Bibit wortel siap di tanam.

Cara ini bisa anda lakukan untuk anda yang ingin mencoba menanam wortel di pekarangan rumah baik menggunakan Polybag atau Pot. Untuk budidaya di lahan luas, tentunya akan sangat repot jika menggunakan umbi Wortel. Sebaiknya menanam menggunakan benih atau biji wortel. Anda bisa membeli di toko pertanian, Marketplace atau Toko Pertanian Online.

Setelah mendapatkan benih wortel maka langkah selanjutnya adalah melakukan perendaman bibit dengan menggunakan larutan pupuk Herbafarm.

  1. Siapkan wadah perendaman seperti baskom atau ember yang memuat air sampai 5 liter.
  2. Buat larutan herbafarm dengan mencapurkan 10 ml dengan air 5 liter air.
  3. Aduk larutan tersebut selama 2 menit atau sampai homogen.
  4. Rendam benih wortel pada larutan tersebut selama 10-20 menit.
  5. Bibit wortel siap untuk ditanam.
Tujuan perendaman dilakukan untuk mempercepat proses pertumbuhan bibit wortel dan mencegah terjadinya penyakit tular bibit.

 Persiapan Lahan Tanam

Wortel merupakan salah satu jenis tanaman sayur yang unik karena batang dari wortel itulah umbinya. Maka untuk menanam wortel dibutuhkan tanah yang gembur agar umbinya bisa membesar di dalam tanah. Oleh karena itu dibutuhkan persiapan lahan yang maksimal.

  1. Lakukan pembajakan tanah dengan kedalam sekitar 40 cm.
  2. Selanjutnya taburkan pupuk kandang atau kompos yang telah matang sempurna. Jumlah pupuk yang dibutuhkan untuk lahan seluas 1 hektar adalah 10-20 ton tergantung dengan tingkat kesuburan tanah awal.
  3. Selanjutnya buat bedengan dengan lebar 1 meter dan tinggi 30 cm, jarak antar bedengan adalah 50 cm. Panjang bedengan bisa menyesuaikan dengan lahan yang dijadikan tempat budidaya.
  4. Terbarkan secara merata pupuk herbafarm granul ke atas bedengan dengan dosis 15 kilogram untuk lahan seluas 1 hektar.
  5. Siram secara merata menggunakan sprayer.
  6. Diamkan lahan selama 1 minggu baru ditanami.
Tujuan penggunaan pupuk herbafarm granul sebagai pupuk dasar adalah untuk meningkatkan mikroorganisme dalam tanah sehingga tanah menjadi subur dan memiliki nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan wortel. Selain itu herbafarm juga berperan untuk mencegah penyakit tular tanah.

Proses Penanaman

Setelah mempersiapkan bibit dan proses pengolahan lahan telah selesai maka langkah selanjutnya adalah proses penanaman wortel. Untuk menanam wortel sangatlah mudah, pada dasarnya hampir sama dengan menanam tanaman holtikultura lainnya yang ditanam langsung dari biji.

  • Buat larikan pada bedengan untuk mengatur jarak tanam dengan ukuran 20 cm dengan kedalaman 5 cm.
  • Tanam biji wortel pada larikan yang sudah dibuat kemudian tutup dengan tanah.
  • Selanjutnya siram dengan menggunakan sprayer agar penyiraman merata dan tidak mengganggu struktur tanah pada bedengan.

Perawatan Tanaman Wortel

Setelah proses penanaman selesai maka langkah selanjutnya adalah melakukan perawatan.  

  • Penjarangan

Penjarangan adalah proses pengurangan jumlah tanaman wortel yang tumbuh terlalu rapat atau padat. Tujuannya adalah agar terdapat ruang yang lebih besar agar wortel bisa tumbuh maksimal dan menghasilkan umbi yang besar.

  • Penyiangan

Penyiangan gulma dilakukan untuk membersihkan lahan dari rumput liar. Rumput liar bisa mengganggu pertumbuhan tanaman wortel karena menjadi kompetitor dalam menyerap unsur hara dari dalam tanah. Selain itu gulma juga bisa menjadi tanaman inang bagi hama dan penyakit yang bisa menyerang tanaman wortel. Cara penyiangan bisa dilakukan secara manual dengan mencabut atau menggunakan alat seperti garpu.

  • Penyiraman

Tanaman wortel yang baru tanam membutuhkan banyak air untuk bisa tumbuh dengan baik. Oleh karena itu perlu dilakukan penyiraman setiap hari. Penyiraman dilakukan sesuai dengan kondisi tanah. Jika tanah terlalu kering maka penyiraman dilakukan setiap 2 kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari. Penyiraman bisa dikurangi setelah tanaman wortel mulai tumbuh besar.

  • Pemupukan

Pemupukan wortel dilakukan secara bertahap dengan menggunakan pupuk herbafarm cair. Cara pemakaian pupuk herbafarm untuk tanaman wortel adalah sebagai berikut:

  1. Teknik pemupukan yang digunakan adalah dengan cara penyemprotan menggunakan sprayer.
  2. Dosis yang dibutuhkan adalah 30 ml (3 tutup botol) untuk 1 tangki berisi 14 liter air.
  3. Penyemprotan dilakukan pada pagi hari sebelum pukul 08.00 atau sore hari setelah pukul 16.00
  4. Pemupukan dilakukan setiap minggu sampai tanaman wortel mulai berbunga.
  • Pengendalian Hama Dan Penyakit

Selain memberikan nutrisi yang cukup untuk tumbuh subur, tanaman wortel juga perlu dilindungi dari serangan hama dan penyakit. Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui jenis hama, gejala serangan serta cara pengendaliannya. Adapun jenis hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman wortel adalah sebagai berikut:

  1. Kutu Daun
  2. Lalat
  3. Bercak Daun
  4. Ulat Tanah

Untuk langkah pengendalian hama tanaman wortel sebaiknya selalu memilih cara yang aman untuk kelestarian lahan budidaya. Jika terpaksa atau serangan hama dan penyakit sudah sangat sulit dikendalikan dengan pengendalian hayati atau biologi maka lakukan pengendalian secara kimiawi. Tentunya dengan memperhatikan dosis wajar dan waktu pemakaiannya. Selain itu pastikan juga bahwa produk yang digunakan sesuai dengan target hama yang menyerang tanaman wortel.

Baca juga: Cara Menanam Kangkung Di Musim Kemarau Agar Tumbuh Subur.

Masa Panen Wortel

Panen Wortel

Tahapan terakhir dan paling ditunggu dari proses budidaya tanaman wortel adalah masa panen. Panen bisa dilakukan saat tanaman wortel berusia 3 bulan sejak masa tanam. Waktu panen harus dilakukan pada waktu yang tepat, jika terlalu lama maka umbi yang dihasilkan akan memiliki tekstur yang keras dan rasanya tidak enak. Tentu saja ini akan mempengaruhi kualitas dari hasil panen wortel.

Cara panen wortel sangat mudah yaitu dengan mencabutnya dari dalam tanah. Selanjutnya umbi dibersihkan dari tanah yang menempel dengan cara mencucinya menggunakan air bersih. Wortel yang sudah dibersihkan siap untuk dipasarkan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama