Lazada 99

Cara Menanam Kacang Hijau Tanpa Olah Tanah Di Sawah

Kacang hijau merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang dapat tumbuh di lahan kering (tegalan) dan lahan sawah. Maka tidak heran ketika budidaya kacang hijau menjadi pilihan petani petani sebagai tanaman peralihan setelah panen padi atau pada musim kemarau. Untuk membudidayakan kacang hijau pada dasarnya tidak terlalu sulit yang perlu diperhatikan adalah gulma serta serangan hama dan penyakit yang bisa menghambat pertumbuhannya.

Cara Menanam Kacang Hijau


Syarat Tumbuh Tanaman Kacang Hijau

Sebelum lanjut tentang cara menanam kacang hijau tanpa proses olah tanah terlebih dahulu memahami syarat tumbuh tanaman berwarna hijau tersebut. Agar tanaman kacang hijau dapat tumbuh dengan subur maka perlu dibudidayakan pada lahan yang memenuhi syarat tumbuhnya berikut ini.

  • Jenis Tanah: Kacang hijau dapat tumbuh optimal pada tanah liat berlempung dengan kandungan bahan organik yang banyak.

  • Struktur Tanah: Sama halnya dengan kebanyakan tanaman budidaya lainnya kacang hijau membutuhkan tanah dengan struktur yang gembur.
  • pH Tanah: Hal yang sangat penting diperhatikan terkait tanah pada lahan budidaya adalah pH tanahanya. Tanaman kacang hijau membutuhkan tanah dengan pH antara 5,8 - 7,0. Sementara untuk pH Optimalnya adalah 6,7.
  • Curah Hujan: Pada dasarnya tanaman kacang hijau tidak membutuhkan banyak air untuk dapat tumbuh dengan baik. Curah hujan yang dibutuhkan hanya berkisar antara 50-200mm/ bulan.
  • Temperatur: Kacang hijau merupakan tanaman dataran rendah yang tumbuh dengan baik pada suhu berkisar 25 - 27 Derajat Celcius.
  • Kelembaban: Kacang hijau tidak dapat tumbuh pada tempat yang terlalu lembab dan membutuhkan sinar matahari yang cukup. Tingkat kelembaban yang dibutuhkan adalah sekitar 50-80%.
  • Ketinggian: kacang hijau merupakan tanaman dataran rendah yang dapat tumbuh dengan optimal pada ketinggian dari 0-500 Meter di Atas Permukaan Laut (MdPL). 

Cara Menanam Kacang Hijau

Setelah memahami syarat tumbuh tanaman kacang hijau di atas maka langkah selanjutnya adalah memahami proses penanaman kacang hijau di sawah. Berbeda dengan tumbuhan jenis sayuran lainnya benih kacang hijau langsung di tanam ke lahan tanpa proses penyemaian terlebih dahulu. Adapun langkah penanaman kacang hijau adalah sebagai berikut:

Benih Kacang Hijau


Persiapan Benih Kacang Hijau

Hal yang perlu diperhatikan adalah jenis benih atau verietas yang akan ditanam. Setiap varietas tentunya memiliki kelebihan tersendiri. Berikut ini varietas benih kacang hijau yang bisa anda vilih untuk dibudidayakan.

  1. Murai
  2. Perkutut
  3. Kenari
  4. Sriri

Setelah mendapatkan benih dengan varietas unggul atau sesuai dengan kebutuhan maka selanjutnya adalah memberikan perlakuan sebelum melakukan penanaman. Benih tersebut direndam dengan menggunakan larutan Pupuk Organik Cair Herbafarm selama tiga jam. Selanjutnya dikeringkan dengan cara diangin-anginkan dan benih siap ditanam. Dosis yang digunakan adalah 10 ml herbafarm cair untuk 5 liter air.

Perendaman dengan larutan pupuk herbafarm cair bertujuan untuk mencegah terjadinya penyakit tular bibit yang akan mengganggu pertumbuhan tanaman kacang hijau nantinya.

Penanaman Kacang Hijau

Jika ingin menanam kacang hijau pada lahan sawah bekas tanaman padi tidak perlu dilakukan olah tanah. Pengolahan tanah hanya dilakukan pada awal penanaman atau lahan yang belum pernah ditanami sebelumnya. Namun sebelum melakukan penanaman perlu diperhatikan beberapa hal penting yaitu:

  • Pembuatan Bedengan

Bedengan dibutuhkan untuk menciptakan drainase yang mencegah terjadinya genangan air apabila terjadi hujan. Meskipun tanaman ini ditanam pada musim kemarau dan tahan terhadap kekeringan namun pengairan tetap dibutuhkan pada masa perkecambahan, menjelang berbunga dan pembentukan polong.

  • Pengaturan Jarak Tanam
Jarak tanam akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau. Oleh karena itu sebaiknya ditanam dengan cara tugal dengan jarak 40 x 10 atau 15 cm. Setiap lubang tanam diisi dengan 2 biji benih kacang hijau.
  • Pemberian Mulsa Organik
Mulsa organik sangat dibutuhkan tanaman kacang hijau untuk mengendalikan pertumbuhan gulma, mencegah penguapan air, dan perbaikan struktur tanah. Mulsa organik didapatkan dari jerami bekas panen tanaman padi. Untuk lahan seluas 1 hektar dibutuhkan jerami sebanyak 5 ton.

Perawatan Tanaman Kacang Hijau

Ada tiga hal penting yang perlu dilakukan dalam proses perawatan tanaman dari suku polong-polongan ini yaitu penyemaian, pemupukan dan pengendalian hama dan penyakit. Ketiga hal tersebut jika dilakukan dengan baik maka akan menghasilkan tanaman yang tumbuh subur dan menghasilkan produksi yang maksimal.

  • Penyemaian
Hal paling penting dalam proses budidaya tanaman kacang hijau adalah penyemaian gulma atau rumput liar. Kacang hijau merupakan tanaman yang tidak mampu bersaing dengan rumput liar, jadi apabila rumput tumbuh subur maka pertumbuhan kacang hijau menjadi melambat. Penyiangan gulma sebaiknya dilakukan pada saat tanaman berusia 2 minggu setelah tanam dan 4 minggu setelah tanam.
  • Pemupukan

Selain penyiangan, pemberian pupuk juga sangat penting untuk memastikan kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Penggunaan pupuk organik sangat tepat dilakukan baik menggunakan pupuk kandang, kompos atau Pupuk Herbafarm Granul. Pemupukan juga dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik cair herbafarm dengan teknik penyemprotan. Dosis yang digunakan adalah 30 ml yang dicampurkan dengan 14 liter air untuk 1 tangki. Interval atau waktu pemupukan dilakukan pada 7 HST, 14 HST, 21 HST, 28 HST, 42 HST, dan 56 HST atau bisa juga mengikuti kebiasaan pemupukan di daerah anda.

  • Pengendalian Hama Dan Penyakit

Bagian terakhir dari proses perawatan tanaman kacang hijau adalah pengendalian hama dan penyakit. Untuk melakukan pengendalian tentunya harus mengetahui terlebih dahulu jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman tersebut. Beberapa jenis hama yang sering menyerang tanaman kacang hijau adalah lalat pucuk, kepik hijau, hama gudang, hama penggulung daun, ulat jengkal dan kepik polong. Sementara penyakit yang paling sering menyerangnya adalah bercak daun.

Pencegahan serangan hama dan penyakit dilakukan mulai dari proses pemilihan benih yaitu dengan memilih varietas yang tahan terhadap hama dan penyakit. Selanjutnya pemberian pupuk organik Herbafarm menguatkan tanaman sistem imun tanaman sehingga lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit.

Apabila terjadi serangan hama dan penyakit dalam skala massif maka lakukan pengendalian dengan menggunakan pestisida yang sesuai dengan jenis hamanya.

Baca juga: Cara Menanam Cabe Agar Berbuah Lebat

Cara Panen Kacang Hijau

Budidaya Kacang Hijau

Tanaman dengan nama latin Vigna Radiata ini bisa dipanen dua sampai tiga kali tergantung dari jenis varietas yang dibudidayakan. Jarak panen bisa dilakukan antara 3-5 hari. Usia panen kacang hijau bisa dilakukan setelah 60-80 hari setelah tanaman. Ciri-ciri polong yang siap dipanen adalah kulitnya berwarna hitam kering dan mudah pecah.

Setelah panen dilakukan pengeringan polong dengan menjemur dibawah sinar matahari selama 2-3 hari. Setelah kering dapat dilakukan pemisahan biji dengan kulitnya, caranya bisa dilakukan secara manual yaitu dengan memasukkan kedalam karung lalu dipukul-pukul menggunakan kayu bulat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama