Lazada 99

Cara Budidaya Anggur Untuk Pemula Agar Cepat Berbuah

Suka makan buah anggur dan tertarik untuk menanamnya? Atau anda memiliki keinginan untuk membudidayakan anggur untuk kebutuhan agrobisnis? Anda bisa mulai mempelajari hal teknisnya sebelum terjun langsung ke lapangan. Anggur merupakan salah satu jenis tanaman buah yang proses budidayanya memiliki keunikan tersendiri yang berbeda dengan tanaman buah lainnya. Seperti apa cara budidaya tanaman anggur agar cepat berbuah? Silahkan langsung saja ikuti pembahasannya berikut ini!

Cara Budidaya Anggur


Jenis Tanaman Anggur

Untuk memulai budidaya tanaman anggur untuk kebutuhan agrobisnis maupun untuk konsumsi pribadi maka terlebih dahulu untuk memilih jenis anggur yang akan dibudidayakan. Pemilihan jenis anggur ini tentunya sangat penting untuk menyesuaikan kondisi pasar agar mendapatkan keuntungan maksimal. Adapun jenis tanaman anggur yang bisa dipilih untuk dibudidayakan adalah sebagai berikut.
  1. Concord
  2. Champagne
  3. Pinot Noir
  4. Kyoho
  5. Valliant
  6. Cotton Candy
  7. Moon Drops
  8. Glenora
  9. Riesling
  10. Sweet Jubilee
  11. Gewurztraminer
  12. Crimson Seedless
  13. Sultana

Syarat Tumbuh Tanaman Anggur

Tanaman anggur dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang maksimal secara kualitas dan kuantitas apabila ditanam pada lahan yang sesuai dengan syarat tumbuhnya. Oleh karena itu perlu dilakukan pemilihan atau mengkondisikan lahan agar sesuai. Adapun syarat tumbuh tanaman anggur adalah sebagai berikut.
  • Jenis Tanah: Jenis tanah yang ideal untuk budidaya tanaman anggur adalah tanah lempung berpasir, gembur dan memiliki kandungan unsur hara yang cukup.
  • pH Tanah: Tanaman anggur sangat cocok ditanam pada pH tanah antara 6 sampai 7.
  • Suhu: Suhu yang dibutuhkan oleh tanaman anggur untuk tumbuh dengan baik berkisar antara 30 sampai 32 derajat celcius.
  • Curah Hujan: Tanaman anggur tidak membutuhkan intesitas hujan yang tinggi sehingga sangat cocok ditanam pada musim kemarau. Tanaman anggur membutuhkan suplay sinar matahari sepanjang hari sehingga curah hujan yang sangat cocok adalah 800mm/ tahun.
  • Ketinggian: Anggur merupakan jenis tanaman buah yang sangat cocok ditanam pada dataran rendah dengan ketinggian antara 300-800 meter di atas permukaan laut. 

Teknik Penanaman Anggur

Bibit Anggur

Anggur merupakan jenis tanaman buah yang dapat dibudidayakan dengan cara generatif dan vegetatif. Artinya bahwa tanaman anggur dapat ditanam dengan menggunakan bijinya maupun dengan menggunakan bagian tanaman yang sudah tumbuh yaitu batangnya dengan cara stek. Langkah cara menanam anggur adalah sebagai berikut.

Pemilihan Bibit

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah pemilihan bibit atau benih yang akan ditanam. Jika menggunakan biji maka harus memilih benih yang berkualitas. Bisa dengan menggunakan biji dari buah yang sudah dimakan atau membeli langsung dari toko pertanian. Adapun ciri-ciri benih yang baik adalah sebagai berikut:

  1. Biji anggur terasa keras jika disentuh dengan tangan
  2. Terdapat warna putih pada bagian bawah kulit biji anggur yang merupakan endosperma atau cadangan makanan.
  3. Biji anggur yang sehat dan dapat tumbuh akan tenggelam jika dimasukkan ke dalam air.

Apabila memilih perbanyakan tanaman anggur dengan cara stek maka harus memilih dari pohon induk yang sudah berusia lebih dari satu tahun. Batang yang dipilih harus memiliki panjang sekitar 20 cm dan sudah memiliki 2-3 ruas dengan diameter sekitar 1cm.

Pastikan batang yang dipilih adalah batang yang sehat dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Kulit batang berwarna cokelat muda dan cerah
  2. Bagian bawah kulit batang berwarna hijau, berair dan bebas dari noda-noda hitam
  3. Mata tunas berukuran besar dan terlihat padat.

Penyemaian Bibit

  • Cara Pembibitan Tanaman Anggur Menggunakan Biji (Generatif)

Langkah pertama dari penyemaian bibit anggur dari bijinya adalah mempersiapkan media semai terlebih dahulu. Adapun langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Siapkan Polybag ukuran 6x8 cm sebagai wadah penyemaian.
  2. Masukkan tanah subur dan gembur ke dalam Polybag tersebut sampai hampir penuh.
  3. Taburkan Pupuk Herbafarm Granul Secara Merata pada bagian atas.
  4. Siram hingga basah dan lembab menggunakan sprayer.
  5. Rawat media semai dengan menyemprotkan larutan Herbafarm Cair setiap hari, dosis yang digunakan adalah 10ml untuk 5 liter air.
  6. Setelah 2 minggu media semai siap untuk digunakan.

Penggunaan pupuk Herbafarm bertujuan untuk menyuburkan tanah pada media tanam dan mencegah terjadinya penyakit tular tanah.

Langkah selanjutnya adalah persiapan benih atau biji anggur yang akan disemaikan. Adapun langkah persiapannya adalah sebagai berikut.

  1. Gunakan buah anggur yang baik dan berkualitas unggul dan matang sempurna sebagai bibit.
  2. Keluarkan biji anggur dari buahnya, pisahkan dari daging.
  3. Keringkan biji anggur dengan cara diangin-anginkan pada ruangan terbuka. (Jika anda membeli biji anggur dari toko pertanian maka langkah ini bisa dilewati).
  4. Siapkan larutan Herbafarm Cair dengan dosis 10ml ditambahkan dengan 1 liter air kemudian aduk hingga homogen.
  5. Rendam biji anggur pada larutan yang sudah disiapkan selama 2 jam.
  6. Biji yang tenggelam adalah bibit yang berkualitas dan layak tanam sementara yang terapung segera dibuang karena tidak akan tumbuh.
  7. Biji anggur yang sudah direndam bisa langsung disemaikan pada media yang sudah disiapkan.
  8. Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore hari secara teratur agar tanah tetap lembab.
  9. Pupuk dengan menggunakan Herbafarm Cair setiap 1 minggu sekali dengan dosis 10 ml untuk 5 liter air.
  10. Kontrol penyemaian dan lakukan perawatan intensif dengan menyiangi gulma yang tumbuh pada media semai, menaggulangi serangan hama dan penyakit dan tetap melakukan pemupukan secara intensif.
  11. Pemindahan bibit ke lahan tanam bisa dilakukan saat berumur 2 bulan setelah semai dengan panjang akar sekitar 5-10 cm dan telah memiliki 2 tunas.
  • Cara Pembibitan Tanaman Anggur Dengan Stek

Sama halnya dengan persemaian menggunakan biji, stek anggur juga membutuhkan media penyemaian berupa Polybag dengan ukuran 6x8 cm. Perlakukannya juga sama sehingga yang perlu dijelaskan adalah persiapan batang anggur yang akan dijadikan bibit. Adapun langkahnya adalah sebagai berikut.

  1. Cabang atau ranting yang digunakan harus berasal dari pohon indukan anggur yang berkualitas.
  2. Panjang cabang yang cocok untuk pembibitan adalah 20 cm.
  3. Potong miring bagian atas dari batang anggur yang sudah dipilih dengan jarak 1cm dari mata tunas.
  4. Potong mendatar bagian bawah batang anggur tepat pada mata tunas.
  5. Siapkan larutan Herbafarm Cair dengan dosis 10ml ditambahkan dengan 1 liter air kemudian aduk hingga homogen.
  6. Rendam batang anggur yang sudah dipotong tersebut pada larutan herbafarm cair selama 30 menit.
  7. Selanjutnya tancapkan batang anggur tersebut pada media semai yang sudah disiapkan dengan kedalaman 5cm.
  8. Letakkan media penyemaian pada tempat yang teduh atau bisa terkena sinar matahari pagi saja agar pertumbuhan akarnya lebih cepat.
  9. Lakukan penyiraman minimal satu kali sehari untuk menjaga media semai tetap lembab.
  10. Pemupukan dengan larutan herbafarm cair dilakukan setiap minggu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bibit anggur.
  11. Dalam waktu sekitar 2 minggu bibit akan mulai bertunas.
  12. Lakukan pemeliharaan bibit secara terus menerus sampai usianya 2 bulan.
  13. Bibit yang sudah berusia 2 bulan atau telah memiliki tunas dua atau lebih sudah siap dipindahkan ke lahan tanam.

Persiapan Lahan Tanam

Persiapan lahan dilakukan untuk memastikan bahwa tanah yang akan ditanami bibit anggur sudah sesuai dengan syarat tumbuhnya. Adapun langkah olah tanah untuk budidaya tanaman anggur adalah sebagai berikut:

  1. Bolak balikkan tanah dengan cara mencangkulnya sedalam 10-20 cm untuk menghilangkan penyakit tular tanah dengan bantuan sinar matahari.
  2. Selanjutnya buat bedengan dengan menyesuaikan kondisi lahan.
  3. Siapkan lubang tanam pada bedengan yang sudah dibuat dengan ukuran 60x60x50 cm dan jarak antar lubang 3 meter.
  4. Masukkan 2 sendok makan Herbafarm Granul pada setiap lubang tanam yang sudah dibuat.
  5. Siram lubang tanam yang sudah berisi Herbafarm Granul dengan air sampai tanah terlihat basah.
  6. Buat naungan pada bedengan menggunakan jerami atau bahan apapun yang anda miliki.
  7. Setelah 2 minggu lahan tanam siap untuk ditanami.

Proses Penanaman

Setelah bibit dan lubang tanam sudah siap maka saatnya melakukan pemindahan bibit ke lahan budidaya. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Robek plastik Polybag dan ambil bibit anggurnya.
  2. Masukkan bibit anggur pada lubang tanam dengan hati-hati
  3. Selanjutnya tutup lubang tanam dengan tanah sampai akar bibit anggur tertutup sempurna.
  4. Sirami dengan air secukupnya sampai tanah terlihat lembab.

Perawatan Tanaman

Tanaman anggur yang dibudidayakan tidak ditinggalkan begitu saja setelah proses tanam. Ada proses perawatan yang justru membutuhkan perhatian yang sangat serius. Perawatan tanaman ini adalah proses panjang dari budidaya tanaman anggur yang harus dijalani dengan baik agar mendapatkan hasil panen yang memuaskan.
  • Penyulaman
Penyulaman segera dilakukan apabila ada bibit yang gagal tumbuh, mati. Oleh karena itu perlu dipersiapkan bibit lebih sekitar 10% dari jumlah total kebutuhan bibit.
  • Penyiraman

Untuk tanaman anggur yang masih muda atau baru tanam sebaiknya dilakukan penyiraman secara intensif setiap hari. Sementara untuk tanaman yang sudah dewasa penyiraman dapat dilakukan setiap 3 hari atau menyesuaikan dengan kondisi iklim.

  • Penyiangan
Penyiangan perlu dilakukan agar gulma yang tumbuh disekitar tanaman anggur tidak menjadi kompetitor dalam penyerapan unsur hara dari dalam tanah. Sebaiknya penyiangan dilakukan setiap 2 minggu sekali atau menyesuaikan dengan laju pertumbuhan gulma. Jangan biarkan gulma terlalu tinggi karena bisa menjadi inang bagi hama. Penyiangan dilakukan sambil menggemburkan tanah disekitar pohon anggur agar pertumbuhannya lebih maksimal lagi.
  • Pembuatan Rambatan

Anggur merupakan jenis tanaman buah yang tumbuh merambat, oleh karena itu perlu dibuatkan tempat untuk merambat. Pembuatan rambatan dilakukan saat anggur sudah berusia 3 bulan setelah tanam. Rambatan dibuat dengan model para-para yang dibuat dengan menggunakan anyaman kawat, bilah bambu, atau kayu dengan jarak mata anyaman sekitar 40cm. Tiang rambatan dipasang sesuai jarak tanam dengan tinggi sampai 3 meter.

  • Pemupukan

Pemupukan tanaman anggur dilakukan secara intensif menggunakan Pupuk Bio Organik Herbafarm sampai tanaman mulai berbunga. Tanaman anggur yang masih muda dipupuk secara teratur dimulai pada 7 hari setelah tanam, selanjutnya pada usia 14, 21, 28, 42, dan 56 hari setelah tanaman. Pemupukan lanjutan dilakukan setiap 1 atau 2 bulan sekali dengan memperhatikan kondisi tanaman. Dosis yang digunakan adalah 60ml untuk 1 tangki berisi 14 liter air. Penyemprotan dilakukan disekitar area pengakaran dan bagian bawah tanaman.

  • Pemangkasan
Bagian penting dari proses perawatan tanaman anggur adalah pemangkasan. Tujuan dari pemangkasan adalah untuk mengendalikan pertumbuhan tanaman anggur terutama pada saat mulai berbuah. Pemangkasan sebaiknya dilakukan 1 bulan sekali. Dengan melakukan pemangkasan secara berkala maka cabang dan ranting tidak terlalu banyak sehingga nutrisi yang diserap dari dalam tanah bisa lebih terfokus pada perkembangan bunga dan buah.
  • Pengendalian Hama Dan Penyakit

Bagian terakhir dari perawatan tanaman anggur adalah melakukan langkah pengendalian terhadap serangan hama dan penyakit. Adapun jenis hama dan penyakit pada tanaman anggur adalah sebagai berikut.

  1. Kutu dompolan dan kutu putih
  2. Kumbang daun
  3. Thrips
  4. Tungau
  5. Ulat daun
  6. Kalelawar

Sementara penyakit yang sering ditemukan pada tanaman anggur adalah sebagai berikut:

  1. Penyakit tepung palsu
  2. Karat daun
  3. Cendawan Tepung
  4. Penyakit busuk kering
  5. Busuk kapang kelabu
Langkah pengendalian hama dan penyakit sebaiknya menggunakan cara mekanik atau pengendalian hayati terlebih dahulu. Namun apabila cara tersebut tidak mempang untuk langkah pengendalian maka pilihan terakhir adalah dengan menggunakan bahan kimia yang sesuai dengan jenis hama dan penyakitnya.

Masa Panen Buah Anggur

Panen Buah Anggur

Setelah proses panjang budidaya tanaman anggur maka hal yang paling dinantikan tentunya adalah masa panen. Buah anggur dapat dipanen setelah memiliki warna yang seragam. Sebaiknya hentikan penyiraman 3 hari sebelum memanen buah anggur. Buah anggur dipanen dengan cara menggunting tajuk  paling atas dari buah anggur. Selanjutnya buah yang sudah terpisah dari cabang diletakkan pada wadah yang sudah disiapkan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama